
CILEDUg, Kota Tangerang – Menjaga kesehatan jasmani dan rohani menjadi bagian penting dalam membentuk kader yang tangguh dan siap berkhidmat di tengah masyarakat. Semangat tersebut menjadi salah satu pesan yang disampaikan dalam kegiatan Jalan Sehat DPC PKS Ciledug, Ahad (9/8/2026), di Alun-Alun Ciledug, Kota Tangerang.
Kegiatan ini juga diikuti oleh para calon peserta Kembara dan Latansa PKS 2026. Kembara atau Kemah Bakti Nusantara merupakan kegiatan pembinaan yang diperuntukkan bagi kader laki-laki (ikhwan), sedangkan Latansa atau Pelatihan Perempuan Siaga diperuntukkan bagi kader perempuan (akhwat). Keduanya merupakan bagian dari kegiatan pembinaan kader yang bertujuan membangun kesiapan, ketangguhan, kedisiplinan, kekompakan, serta semangat pengabdian dan kebersamaan.
Dalam konteks persiapan Kembara dan Latansa tersebut, kebugaran fisik menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh setiap peserta. Karena itu, kegiatan jalan sehat menjadi momentum untuk membangun kebiasaan hidup sehat sekaligus mempererat kebersamaan antarkader.
Jalan sehat diikuti oleh seluruh kader terbina PKS Ciledug, jajaran BPH DPC PKS Ciledug, Ketua DPC PKS Ciledug Bambang Krissusanto, serta calon peserta Kembara dan Latansa PKS 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Anggota DPRD Kota Tangerang Fraksi PKS, Edi Suhendi, ST., MM., memberikan pengarahan mengenai pentingnya menjaga kesehatan secara menyeluruh, baik jasmani maupun rohani.
Edi Suhendi menyampaikan bahwa seorang kader perlu memiliki keseimbangan antara kekuatan spiritual dan kebugaran fisik. Aktivitas pelayanan masyarakat, pembinaan kader, maupun berbagai amanah organisasi membutuhkan kondisi tubuh yang sehat sekaligus mental dan spiritual yang kuat.
“Jasmani dan rohani harus sama-sama sehat. Karena itu, mari kita biasakan tiga hal: ibadah teratur, pola makan teratur, dan olahraga teratur,” ujar Edi Suhendi.
Menurutnya, menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan berolahraga ketika ada kegiatan bersama. Pola hidup sehat perlu menjadi kebiasaan sehari-hari. Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, menjaga pola makan, mengatur waktu istirahat, serta menjaga keteraturan ibadah merupakan bagian penting dalam membangun kualitas diri.
Ia juga menekankan bahwa keteraturan dalam ibadah menjadi fondasi penting dalam menjaga kesehatan rohani sekaligus membentuk kedisiplinan. Dengan kondisi spiritual yang baik dan tubuh yang bugar, kader diharapkan mampu menjalankan berbagai amanah dengan lebih optimal.
“Kita ingin kader-kader PKS bukan hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga memiliki tubuh yang sehat, jiwa yang kuat, dan ibadah yang terjaga,” tambahnya.
Kegiatan jalan sehat berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Para kader mengikuti kegiatan dengan antusias, sekaligus menjadikannya sebagai momentum mempererat ukhuwah dan membangun kekompakan.
Bagi calon peserta Kembara dan Latansa, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempersiapkan kebugaran fisik sebelum mengikuti rangkaian kegiatan. Kesiapan fisik diharapkan dapat mendukung peserta dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan optimal.
Ketua DPC PKS Ciledug, Bambang Krissusanto, bersama jajaran BPH DPC turut hadir dan mengikuti kegiatan. Kebersamaan antara pengurus, kader terbina, serta calon peserta Kembara dan Latansa menunjukkan komitmen DPC PKS Ciledug dalam membangun kader yang sehat, disiplin, tangguh, dan memiliki semangat pengabdian.

Melalui kegiatan Jalan Sehat ini, DPC PKS Ciledug mendorong agar budaya hidup sehat terus tumbuh di kalangan kader. Ibadah teratur, pola makan teratur, dan olahraga teratur diharapkan menjadi kebiasaan yang terus dijaga, sehingga kader memiliki kesehatan jasmani dan rohani yang baik serta semakin siap menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat.
Jalan Sehat PKS Ciledug pun menjadi lebih dari sekadar aktivitas olahraga. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembinaan kader untuk membangun pribadi yang sehat, tangguh, disiplin, kompak, dan siap berkhidmat.