
Kota Tangerang – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Tangerang kembali mematangkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Keolahragaan bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang. Pembahasan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Badan Anggaran DPRD Kota Tangerang pada Rabu, 3 Juni 2026.
Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kota Tangerang, Edi Suhendi, menyampaikan bahwa Raperda Keolahragaan merupakan regulasi yang telah lama dinantikan oleh para pelaku dan pemerhati olahraga di Kota Tangerang. Menurutnya, keberadaan perda ini sangat penting sebagai landasan hukum yang kuat dalam pengembangan ekosistem olahraga yang lebih terarah, profesional, dan berkelanjutan.
Edi menjelaskan, proses pembahasan Raperda Keolahragaan sempat mengalami penundaan karena adanya sejumlah masukan serta penyesuaian yang perlu dilakukan berdasarkan hasil evaluasi dan arahan dari Pemerintah Provinsi Banten. Namun demikian, seluruh pihak terkait terus berkomitmen untuk menyempurnakan substansi regulasi agar selaras dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku dan kebutuhan masyarakat.
“Raperda Keolahragaan ini menjadi salah satu instrumen penting untuk mendorong kemajuan olahraga di Kota Tangerang. Kami ingin memastikan regulasi yang disusun benar-benar mampu memberikan kepastian hukum, mendukung pembinaan atlet, meningkatkan prestasi olahraga, serta memperluas partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga,” ujar Edi Suhendi.
Lebih lanjut, Edi berharap pembahasan yang sedang berjalan dapat segera diselesaikan sehingga Raperda Keolahragaan dapat ditetapkan menjadi Peraturan Daerah. Dengan demikian, pemerintah daerah memiliki dasar yang lebih kuat dalam merancang program, mengembangkan sarana dan prasarana olahraga, serta memberikan dukungan yang optimal kepada atlet, pelatih, organisasi olahraga, dan seluruh insan olahraga di Kota Tangerang.
Melalui regulasi ini, DPRD Kota Tangerang bersama Pemerintah Kota Tangerang berkomitmen mewujudkan pembangunan olahraga yang tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas kesehatan, kebugaran, dan produktivitas masyarakat secara keseluruhan.