Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang Apresiasi Aksi Bersih Menteri Lingkungan Hidup di Pasar Anyar

Bagikan

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang dari Partai Keadilan Sejahtera, Edi Suhendi, mengapresiasi kehadiran Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Rofiq dalam kegiatan aksi bersih-bersih di kawasan Pasar Anyar Kota Tangerang dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran kolektif terkait penanganan persoalan sampah.

Edi Suhendi menilai kolaborasi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Tangerang melalui Gerakan Nasional Indonesia Asri merupakan langkah positif dalam mendorong budaya hidup bersih, sehat, dan berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa persoalan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Kami mengapresiasi kehadiran Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Rofiq, dalam kegiatan aksi bersih-bersih di kawasan Pasar Anyar Kota Tangerang dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menguatkan kesadaran bersama bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat,” ujar Edi Suhendi saat dihubungi, Senin, 16 Februari 2026.

Ia menambahkan, kegiatan bersifat simbolis seperti aksi bersih-bersih perlu diikuti kebijakan yang lebih sistematis dan berkelanjutan. Menurutnya, penguatan pengelolaan sampah harus dilakukan dari hulu hingga hilir, mulai dari pengelolaan berbasis sumber, peningkatan kapasitas pengangkutan, pengembangan fasilitas dan teknologi pengolahan di tempat pembuangan akhir, hingga edukasi masyarakat secara konsisten.

“Langkah kolaboratif antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kota Tangerang melalui Gerakan Nasional Indonesia Asri patut didukung sebagai upaya membangun budaya hidup bersih, sehat, dan berkelanjutan. Namun demikian, kegiatan simbolis seperti aksi bersih-bersih perlu diikuti dengan kebijakan yang lebih sistematis,” katanya.

Lebih lanjut, ia berharap gerakan tersebut tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, melainkan menjadi awal langkah nyata dalam mengatasi kondisi darurat sampah, khususnya di Kota Tangerang yang produksi sampah hariannya mendekati 2.000 ton. Ia juga menegaskan dukungan terhadap upaya Pemerintah Kota Tangerang dalam menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kami berharap gerakan ini tidak berhenti pada momentum seremonial, tetapi menjadi awal dari langkah nyata dan konsisten dalam mengatasi kondisi darurat sampah. Sekali lagi kami akan terus mendukung upaya wali kota untuk penanganan masalah sampah sampai tuntas sehingga tercipta lingkungan yang bersih, nyaman, dan layak bagi masyarakat serta aktivitas perekonomian,” tutupnya.


Bagikan
Scroll to Top